Minggu, 15 Juli 2012

8 Ciri Guru Yang Baik

Mungkin saja sobat pernah membaca sebuah buku yang termashur dimana-mana karya Thomas Gordon. Seorang penyelenggara kursus-kursus keterampilan yang terkenal di Amerika Serikat.  Dalam bukunya yang berjudul: Teacher Effectiveness Training, mengemukakan 8 (delapan) definisi guru yang baik. Uniknya, definisi ini justru diambil dari mitos umum tentang guru dan pengajaran.

Kedelapan mitos  guru yang baik itu adalah:

1. Tenang dan tidak menunjukkan emosi yang menyala,

2. Tidak mempunyai prasangka yang buruk kepada peserta didiknya,

3. Dapat menyembunyikan perasaannya dari peserta didik,

4. Memandang semua peserta didik sama,

5. Mampu menciptakan lingkungan belajar yang menyenangkan, bebas, motivator, dan semangat,

6. Konsisten, tidak berubah-ubah pendirian dan jarang melakukan kesalahan,

7. Pandai, bijaksana dalam memperlakukan siswa dan mampu menjawab pertanyaan siswa,

8. Sanggup memberikan bantuan secara maksimal kepada peserta didik.
Dari delapan mitos tersebut dapat disimpulkan bahwa guru yang baik harus lebih dalam segala hal: lebih mengerti, lebih memiliki ilmu pengetahuan, lebih sempurna dari orang-orang pada umumnya. Kelompok yang menerima mitos ini beranggapan bahwa mengajar berarti upaya mengatasi kelemahan manusia.  Anggapan  ini  menuntut seorang guru melampaui batas sifat-sifat manusiawinya.

Sebagai manusia biasa guru juga memiliki keterbatasan, kelemahan dan kekurangan. Itu artinya, di dalam melaksanakan tugas sebagai pengajar, pendidik dan pembimbing, sifat-sifat manusiawinya akan selalu muncul. Oleh sebab itu guru selalu berupaya meningkatkan kualitas diri dan profesionalismenya secara bertahap. Misalnya melalui program penataran/pelatihan dan kualifikasi.***

Tidak ada komentar:

Posting Komentar